Perjalanan menuju ke-4 dan (semoga) seterusnya

Seperti halnya tanaman bunga yang terawat kemudian memekarkan kelopaknya, guna memperlihatkan kepada orang yang melihatnya bakal terpesona akan keindahannya.
Jaga dan rawat selayaknya ia memperlihatkan keindahannya padamu, selagi masih mampu jangan kau acuhkan dan tinggalkan.

Perjalanan hidup setiap manusia tidaklah sama satu sama yang lain, ada yang hidupnya dihabiskan dengan senang-senang adapula yang hidup dikurungnya untuk belajar guna menggapai cita-citanya atau apalah sebagainya. Dari setiap individu-individu tersebut mempunyai hak dan kebebasan untuk menentukan apa yang ia sukai dan apa yang akan ia tekuni.
Terlahir sebagai anak yang dibesarkan disekeliling pecinta olahraga terkhususkan sepakbola. Seperti halnya pepatah lama; buah yang jatuh tak jauh dari pohonnya, hidup yang tak jauh dari sepakbola meskipun hanya sebagai pendukung tim kesebelasan sepakbola.

Awal pertemuan yang tak disengaja, bertemu dengan orang-orang baru namun merasa nyaman karena satu alasan yang sama yaitu tentang kekagumanan kepada sebuah tim kesebelasan sepakbola yang berada bukan didomisili yang kami semua tinggali. Berangkat dari gagasan kecil kami tentang dibentuknya wadah untuk menampung teman-teman pandemen PSS diluar wilayah Kabupaten Sleman khususnya (terlepas dari komunitas-komunitas lain yang sudah berdiri sebelum keberadaan wadah ini dibentuk). Pro dan kontra tetaplah ada, nama pertama muncul mengenai Magelang Independent pun sempat muncul kepermukaan sebelumnya, banyaknya Kontra yang terus datang membuat kami menjadi lebih selektif lagi dalam mengolah sebuah wadah.
Tak berselang waktu yang lama setelah obrolan-obrolan guna pembahasan wadah yang layak untuk semua, diputuskan untuk membuat sebuah komunitas yang nantinya digunakan sebagai tempat yang tepat bagi teman-teman agar supaya dapat terorganisir. 

Singkat cerita, tepat ditanggal 7 Februari 2016, komunitas ini resmi dibentuk dengan orang-orang yang sama sebelumnya. Segala sesuatu dipersiapkan dengan matang, mulai dari akun-akun media sosial tak luput dikelola dengan baik. Hingga dibuatnya mural menandakan kami (walau pada akhirnya harus dihapus karna dibilangnya menimbulkan banyak masalah) "meskipun, setelah dipikir-pikir ini sangat keterlaluan. Karna kami sadar berada di luar daerah yang notabennya bisa dibilang ada tim sepakbola dari kabupaten dan juga kota Magelang. Namun seiring berjalannya  waktu ini menjadi hal lumrah"

Laga-laga kandang merupakan suatu pertandingan yang ditunggu-tunggu diakhir pekan dengan konsekwensi-konsekwensi yang akan terjadi. Laga-laga tandang ke kota lain guna untuk menemani PSS berlaga sekaligus menjadi holiday bagi suporter, meskipun kadang tak jarang jadwal pertandingan jatuh pada akhir pekan. Mengakali jadwal kerja, mbolos sekolah, sampai rela dikeluarkan dari tempatnya berkerja pun dilalukan. Suka dan duka pernah dialami, tolong menolong sudah pasti terjadi. 

Perjalanan panjang telah dilalui dengan segala bumbu-bumbu penyedap yang senantiasa menjadi pelengkap. Cepat atau lambat, setiap pertemuan pasti ada perpisahan. Roda  kehidupan terus berputar, ada masa dimana untuk menata hidup, fokus untuk menitih karir atau apapun itu. Teruntuk mereka-mereka yang telah fokus terhadap jalan mereka masing-masing dan menata hidup untuk kehidupan yang lebih baik, jangan pernah sungkan untuk sesekali menyapa, walau hanya lewat sosial media atau media apapun. Jangan pernah merasa sungkan, karena kalian pernah menjadi bagian dari keluarga kecil ini. Dan akan terus menjadi keluarga ini, meskipun tak seintens dulu hehehe.

Tak terasa waktu berjalan begitu dengan cepat, 4 tahun perjalanan tak terasa telah dilalui dengan perjalanan yang penuh dengan perjuangan. Selamat hari jadi flor, terima kasih karena telah melibatkan teruntuk perjalanan yang begitu luar biasa. Sepenggal perjalanan menuju ke-4 dan (semoga) sampai seterusnya. "NOT ABOUT THE CITY, BUT A PRIDE" 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Carut-marut tiada akhir